Headline surat kabar sering memberitakan merger global dan akuisisi, spin-offs, penawaran umum perdana (initial public offerings-IPO), pendapatan perusahaan yang lebih rendah atau lebih tinggi dari yang diharapkan. Pemasaran, teknologi, akuisisi sumber daya, dan manajemen terus meningkat sampai pada skala internasional serta pemerintah federal menjadi aspek yang paling jelas dari lingkungan operasi banyak organisasi.
Dalam lingkungan berskala luas ini, perhatian komunitas kelihatannya cenderung kecil dan bergaya lama. Namun, penampilan seperti itu bisa menipu. Seperti yang digambarkan oleh dua contoh berilkut, warga sesungguhnya cenderung sangat perhatian dengan apa yang terjadi dalam komunitas mereka. Warga juga sangat peduli dengan lingkungan di mana mereka tinggal dan bekerja, tempat membesarkan keluarga mereka, mendidik anak-anak mereka, serta menghabiskan sebagian besar waktu mereka.
Masyarakat yang tinggal dekat Pier 40 di Husdon River Park Manhattan, New York, menolak rencana pembangunan kompleks hiburan Cirque du Soleill senilai $625 juta yang diperkirakan akan menarik kedatangan pengunjung. Perhatikan apa yang dikatakan oleh salah seorang warga, “Kehidupan lingkungan di sini sedang dipertaruhkan”. Anggota dewan Park’s Trust berjuang keras bagaimana berurusan dengan keinginan mereka yang tinggal di sekitar tempat tersebut dan kebutuhan mencari dana untuk pemeliharaan daerah tersebut.
Perwakilan pelaku bisnis Inggris dan organisasi wisata serta sekretaris transportasi pemerintahan Inggris harus berhadapan dengan aktivis lingkungan hidup dan beberapa pejabat pemerintah terkait perlunya memperluas Heathrow, bandara paling sibuk di dunia. Para pendukung perluasan bandara ini mengatakn bahwa panjangnya antrean, kemacetan, dan meningkatnya waktu perjalanan dapat membuat para pelancong beralih pada fasilitas lain. Hal ini tentu membahayakan pekerjaan ekspor, dan mengancam reputasi bandara sebagai gerbang utama Eropa. Sementara itu, para penentang ide ini mengatakan bahwa perluasan tersebut akan meningkatkan keributan, polusi, dan kerusakan pada lingkungan. Sekitar 700 rumah harus dihancurkan pada proses ini. Publik berada dalam posisi menang dan kalah.
Banyak contoh lainnya yang memperlihatkan bagaimana masyarakat sekitar bersatu meningkakan kualitas sekolah, keamanan, dan layanan masyarakat mereka serta bagaimana perusahaan dan organisasi lain berusaha menjangkau komunitas di luar mereka. Gerakan kembali ke kota berusaha memperbanyak jumlah penduduk di banyak daerah metropolitan, kota bisnis yang kembali menggeliat setelah beberapa tahun tidak aktif; masyarakat sekarang lebih melihat akar komunitas dan akar keluarga. Seperti yang disimpulkan Walikota Detroit Kwame F. Kilpatrick, “Jika Anda tidak memiliki kebanggaan sebagai anggota sebuah komunitas, jika Anda tidak memiliki kota yang aman dan bersih, maka Anda tidak memiliki kota berkelas dunia.”
Pelajaran yang dapat diambil oleh organisasi sebenarnya sangat sederhana: perhatian terhadap isu regional, nasional, dan internasioanl bisa mengambil alih perhatian Anda, tetapi jangan lupa rakyat di dekat Anda. Pada masa lalu, program community relations ditandai dengan istilah seperti “coporate citizenship” atau “good neighbor”. Kini, konsepnya adalah salah satu pilihan yang dipilih bersama oleh komunitas dan perusahaan untuk mencapai tujuan yang saling menguntungkan.
Saat ini perusahaan harus bisa bekerja sama sekaligus bersaing untuk mencapai keberhasilan. Sebuah organisasi menjadi bagian dari komunitas, menciptakan solusi saling menguntungkan (win-win solutions) yang menghasilkan garis dasar yang lebih sehat serta membawa keuntungan bagi stakeholder dan masyarakat secara keseluruhan. Kunci bagi program community relations yang efektif adalah adanya tindakan yang positif dan bertanggung jawab secara sosial untuk membantu masyarakat sebagai bagian dari organisasi.
Community relations yang efektif bergantung pada pengenalan mengenai saling bergantungnya lembaga dan komunitas. Siklusnya bermula dari adanya orang yang ingin tinggal dalam komunitas yang baik serta membawa bakat dan keterampilan mereka ke pasar tenaga kerja lokal. Perusahaan menyewa dan mempekerjakan karyawan tersebut sehingga membantu perusahaan memperoleh keuntungan. Perusahaan kemudian menggunakan sumber dayanya untuk memenuhi kebutuhan karyawan dan berusaha membuat komunitas tersebut sebagai tempat hidup yang lebih baik.
Perusahaan Motors Ford hanyalah satu contoh dari saling ketergantungan ini. Laporan corporate citizenship tahun 2001 mencatat bahwa di perusahaan tersebut, karyawan yang menjadi penggerak perusahaan juga menjadi penggerak utama bagi komunitasnya. Mereka hidup di masyarakat yang sama dengan masyarakat tempat perusahaan beroperasi, dan banyak dari mereka adalah para investor Ford. Pihak yang termasuk sebagai konsumen dari perusahaan mobil ini adalah para karyawan, investor, mitra bisnis, serta anggota dari komunitas dan masyarakat setempat. Ford menganggap saling kebergantungan ini sebagai sebuah keuntungan: langkah-langkah yang mereka ambil dalam membangun hubungan lebih dalam dengan satu kelompok stakeholder dapat menghasilkan pengetahuan yang lebih luas dari kelompok stakeholder lainnya.
Semua jenis organisasi mempraktikkan community relations. Sekolah, gereja, rumah sakit, museum, serta kelompok seperti palang merah dan pramuka bergantung pada community relations seperti halnya bisnis bergantung pada pemasaran-sebagai alat utama yang bisa membuat “konsumen” tertarik. Penjara, basis militer, dan perguruan tinggi harus berjuang memperoleh penerimaan komunitas. Walaupun demikian, dengan pengecualian untuk kedermawanan perusahaan, secara umum proses community relations relative sama terlepas apakah organisasi tersebut mencari keuntungan ataupun tidak.
Setiap komunitas memiliki saham penting dalam kestabilan ekonomi dan kesejahteraan lembaganya. Setiap organisasi memiliki saham penting dalam kestabilan ekonomi dan kesejahteraan dari komunitas di mana organisasi berada. Oleh karena itu, cukup alamiah jika setiap organisasi dan komunitas membangun suasana saling berkepentingan dalam keberhasilan serta efektivitas masing-masing operasi. Spotlight 11.1 menguraikan lingkup keterlibatan Kodak dalam komunitas global di tempat perusahaan tersebut beroperasi. Lebih dari separuh penjualan perusahaan datang dari luar AS dan praktik community relations-nya mendukung inisiatif dalam meningkatkan kualitas kehidupan, keberagaman dan inklusivitas, akses teknologi, serta pendidikan bagi mereka yang tinggal di daerah.
Pada level paling minimal, organisasi berharap komunitas bisa memberikan layanan pemerintahan kota yang cukup, pajak yang adil, kondisi kehidupan yang layak untuk karyawan, suplai buruh yang baik, serta satu tingkat dukungan yang pantas untuk pabrik dan produknya. Selain pekerjaan, gaji, dan pajak, komunitas juga berharap dari lembaga mereka tampilan yang menarik, dukungan lembaga komunitas, stabilitas ekonomi, dan focus pada rasa bangga pada kampong halaman.
Community relations yang baik membantu mengamankan apa yang dibutuhkan organisasi dari komunitas dan membantu menyediakan apa yang diharapkan oleh komunitas. Lebih dari itu, community relations membantu melindungi investasi organisasi, meningkatkan penjualan produk dan saham, memperbaiki iklim operasional umum, serta mengurangi biaya yang berhubungan dengan badan pemerintah. Community relations yang positif bisa berdampak pada produktivitas pekerja ketika organisasi mensponsori program kesehatan dan pendidikan komunitas. Sikap komunitas yang menyenangkan juga akan memengaruhi sikap pekerja terhadap organisasi. Program community relations terbaik adalah program yang mengalir secara alamiah dari sumber-sumber organisasi.
Sumber buku :
(Public Relations Profesi dan Praktik, Dan Lattimore, Otis Baskin, Suzette T.Heiman, Elizabeth L.Toth. hal. 254-256 )
Continue Reading...